Program Harvest International Curriculum


Trimester 5


Pemuridan Sesi 5 dari 5


Topik Sesi 5: Landasan dari Pemuridan adalah Kasih Karunia


Bagian 1: Daftar Ayat Renungan


Kolose 2 : 13-14 Kamu juga, meskipun dahulu mati oleh pelanggaranmu dan oleh karena tidak disunat secara lahiriah, telah dihidupkan Allah bersama-sama dengan Dia, sesudah Ia mengampuni segala pelanggaran kita, dengan menghapuskan surat hutang, yang oleh ketentuan-ketentuan hukum mendakwa dan mengancam kita. Dan itu ditiadakan-Nya dengan memakukannya pada kayu salib:”

Roma 8 : 29a Sebab semua orang yang dipilih-Nya dari semula, mereka juga ditentukan-Nya dari semula untuk menjadi serupa dengan gambaran Anak-Nya,”


Roma 11 : 29 “Sebab Allah tidak menyesali kasih karunia dan panggilan-Nya.”


Bagian 2: Topik Kuliah


1. Bagaimana Seorang Murid Bisa Dibentuk?

Seorang murid bisa mulai dibentuk apabila ia mengakui bahwa ia telah mati di dalam Kristus, yang maksudnya adalah:

1.A. Ia mengakui bahwa sesungguhnya ia tidak memiliki kemampuan untuk berbuat apa-apa.

1.B. Ia mengakui bahwa ia tidak mampu menolong dirinya sendiri.

1.C. Ia mengakui bahwa ia hanya bergantung dan mengandalkan Tuhan dalam hidupnya.


2. Tuhan Mengasihi Mereka yang Mati di dalam Kristus?

Sama seperti seorang bapak mengasihi anaknya, begitu pula Bapa di surga mengasihi kita, anak-anak-Nya. Apabila kita adalah orang tua dan ada anak kita yang mati, dan kita punya kuasa untuk membangkitkannya, pasti kita akan membangkitkan anak tersebut dari kematian. Begitu pula dengan Bapa di surga, karena Ia mengasihi kita, Ia pasti membangkitkan kita dari kematian. Inilah caranya kita diselamatkan oleh Bapa melalui Yesus Kristus. Keselamatan hanya terjadi karena kasih karunia Allah melalui Yesus Kristus. Jadi tidak ada manusia yang boleh sombong karena sudah menerima keselamatan.

3. Bapa Mengampuni Semua Kesalahan Kita

Arti dari pernyataan Bapa mengampuni “semua” kesalahan kita.

3.A. Kata “semua” memiliki arti yang relatif atau tidak absolut. Makna kata “semua” bisa berbeda-beda bagi setiap orang. Seseorang bisa berkata kepada kita, “Aku mengampuni semua kesalahanmu.” Pernyataan ini bisa mengandung beberapa arti:

3.A.1. Kata “semua” di sini bisa berarti ia mengampuni semua kesalahan yang kita lakukan dari masa lalu sampai pada saat orang tersebut memberikan pengampunan.

3.A.2. Kata “semua” di sini juga bisa berarti ia mengampuni hanya semua kesalahan yang bisa diingat oleh orang tersebut. Apabila di kemudian hari ada kesalahan yang tiba-tiba teringat lagi, maka ia akan datang kembali kepada kita dan mempermasalahkan kesalahan kita lagi.

3.B. Kata “semua” bagi Tuhan adalah absolut. Tuhan sudah tahu siapa kita bahkan sebelum bumi diciptakan. Dalam Roma 8 : 29a dikatakan Sebab semua orang yang dipilih-Nya dari semula, mereka juga ditentukan-Nya dari semula untuk menjadi serupa dengan gambaran Anak-Nya.” Tuhan sudah tahu hidup kita. Tuhan tahu semua perbuatan kita di masa lalu dan semua yang akan kita lakukan di kemudian hari. Jadi arti “semua” bagi Tuhan adalah absolut. Dengan demikian pengampunan oleh Kristus bagi mereka yang telah mengalami pertobatan sejati telah mencakup semua kesalahan-kesalahan kita di masa depan juga.

3.C. Semua dosa kita sudah ditanggung oleh Yesus di kayu salib. Semua kesalahan kita yang sudah kita lakukan dan yang belum kita lakukan, semuanya ini telah ditanggung Yesus di kayu salib 2000 tahun yang lalu. Karya keselamatan Yesus menganugerahkan keselamatan dan kehidupan kekal dan mengawal kita dari sekarang hingga saat kita kembali ke sorga. Masa depan kita terjamin karena keselamatan yang komplit ini. Tentunya ini tidak berarti setiap orang yang telah diampuni semua dosanya boleh berpikir ia boleh berdosa kembali dengan seenaknya. Roma 6 : 1-2 “Jika demikian, apakah yang hendak kita katakan? Bolehkah kita bertekun dalam dosa, supaya semakin bertambah kasih karunia itu? 2 Sekali-kali tidak! Bukankah kita telah mati bagi dosa, bagaimanakah kita masih dapat hidup di dalamnya?” Oleh sebab itu setiap petobat sejati harus meresponi karya pengampunan Kristus dengan pemahaman kasih karunia yang menyeluruh. Ia harus memahami bagaimana oleh kasih karunia dan iman kepada Kristus sajalah maka ia memperoleh pengampunan atas semua kesalahannya sejak hari ia lahir hingga saat kematiannya di bumi ini.


4. Kasih Karunia Allah Memberikan Hati dan Roh yang Baru

Dengan kasih karuniaNya, Tuhan memberikan kita hati dan Roh yang baru yang memampukan kita untuk melakukan perbuatan yang benar sesuai dengan firman-Nya. Filipi 4 : 13 berkata Segala perkara dapat kutanggung di dalam Dia yang memberi kekuatan kepadaku.” Kita bisa ilustrasikan ini sebagai pemain palang gantung di sirkus yang berjalan di atas tali yang diikat sangat tinggi di atas para penonton. Pada saat mereka beraksi, selalu dipasang jaring pengaman di bawahnya yang memastikan keamanan. Jaring ini membuat mereka merasa aman dan tidak gugup saat beratraksi. Jaring ini bahkan juga membuat mereka mempunyai keberanian untuk mempertunjukkan atraksi yang berbeda-beda dan penuh resiko, karena mereka mempunyai keyakinan apabila mereka terjatuh, ada jaring yang akan menangkap mereka. Sama dengan kita, kita harus menyadari bahwa kita sudah menerima keselamatan dan kita memiliki Roh Kudus yang menjaga dan menangkap kita bilamana kita terjatuh. Dengan keselamatan Kristus kita berani melakukan hal-hal yang besar yang Allah percayakan kepada kita, bukan karena kita mampu, tetapi karena Kristus. Kita yakin bahwa apapun yang terjadi, Tuhan tidak akan pernah meninggalkan kita. Dalam 2 Timotius 2 : 13 dikatakan “jika kita tidak setia, Dia tetap setia, karena Dia tidak dapat menyangkal diri-Nya." Demikian juga Alkitab menulis bahwa Tuhan tidak pernah menyesali panggilanNya di Roma 11 : 29 “Sebab Allah tidak menyesali kasih karunia dan panggilan-Nya.” Tuhan mengenal masa lalu kita yang mungkin buruk, tetapi Dia tetap memanggil kita, dan Dia tidak pernah menyesali panggilan-Nya.


5. Yesus Menghapuskan Surat Hutang Kita

Kolose 2 : 13-14 mengatakan “Kamu juga, meskipun dahulu mati oleh pelanggaranmu dan oleh karena tidak disunat secara lahiriah, telah dihidupkan Allah bersama-sama dengan Dia, sesudah Ia mengampuni segala pelanggaran kita, dengan menghapuskan surat hutang, yang oleh ketentuan-ketentuan hukum mendakwa dan mengancam kita. Dan itu ditiadakan-Nya dengan memakukannya pada kayu salib:” Yang dimaksud dengan surat hutang ini adalah semua pelanggaran-pelanggaran yang kita telah perbuat. Sebenarnya, karena semua pelanggaran kita ini seharusnya kita masuk ke neraka. Tetapi oleh karena kematian Yesus di kayu salib, surat hutang kita ini telah dihapuskan. Dia sudah memakukan surat hutang ini ke kayu salib. Salib Yesus adalah jaminan yang sempurna untuk keselamatan kita. Tetapi kita tetap harus waspada karena setan mengetahui surat hutang kita ini dan setan memiliki salinannya. Setan akan mengintimidasi kita dengan surat hutang ini, menggunakannya seolah-olah surat hutang ini masih berlaku. Bahkan setan juga akan memperlihatkan surat hutang kita kepada orang lain untuk menyerang kita. Namun kasih karunia Kristus yang telah menyelamatkan kita selalu dapat mematahkan tipu daya setan yang mencoba mengintidasi kita.


Penutup

Seorang murid tidak lagi menghakimi satu sama lainnya, karena ia memahami bahwa ia dimuridkan dalam kasih karuniaNya. Ia juga memahami hanya darah Yesuslah yang telah memberikan pengampunan atas semua kesalahannya, bukan karena perbuatan mereka.



Bagian 3: Diskusi Kelompok

1. Yesus sudah mengampuni semua kesalahan anda yang sudah anda lakukan dan yang belum anda lakukan. Apakah itu berarti anda bebas untuk berbuat dosa? Jelaskan.


2. Berikan satu ayat yang membuat anda yakin bahwa Yesus sudah menghapus seluruh kesalahan anda. Mengapa ayat tersebut menguatkan anda?