Program Harvest International Curriculum


Trimester 5


Pemuridan Sesi 1 dari 5


Topik Sesi 1: Inti Sari Kerajaan Allah


Bagian 1: Daftar Ayat Renungan


Kolose 1 : 15-20 ”Ia adalah gambar Allah yang tidak kelihatan, yang sulung, lebih utama dari segala yang diciptakan, karena di dalam Dialah telah diciptakan segala sesuatu, yang ada di sorga dan yang ada di bumi, yang kelihatan dan yang tidak kelihatan, baik singgasana, maupun kerajaan, baik pemerintah, maupun penguasa; segala sesuatu diciptakan oleh Dia dan untuk Dia. Ia ada terlebih dahulu dari segala sesuatu dan segala sesuatu ada di dalam Dia. Ialah kepala tubuh, yaitu jemaat. Ialah yang sulung, yang pertama bangkit dari antara orang mati, sehingga Ia yang lebih utama dalam segala sesuatu. Karena seluruh kepenuhan Allah berkenan diam di dalam Dia, dan oleh Dialah Ia memperdamaikan segala sesuatu dengan diri-Nya, baik yang ada di bumi, maupun yang ada di sorga, sesudah Ia mengadakan pendamaian oleh darah salib Kristus.”



Bagian 2: Topik Kuliah


Pendahuluan

Sesi ini mengulas mengapa kita harus menjadi murid dari Kristus, dan juga mengapa kita harus memuridkan orang lain. Bagi banyak agama dan kepercayaan, Allah itu penuh dengan misteri. Mereka umumnya bertanya Tuhan itu seperti apa? Tetapi bagi orang Kristen pertanyaan itu dapat dijawab dengan jelas melalui pernyataan firman Tuhan. Paulus mengajarkan kepada kita bahwa Yesus itu sendiri adalah gambar dari Allah yang tidak terlihat. Jadi bila kita mau tahu seperti apa Allah itu, kita hanya perlu memandang kepada Yesus. Bila kita mau tahu pandangan Allah tentang orang-orang berdosa, kita juga hanya perlu melihat cara Yesus memandang kita. Jika ingin mengetahui apa yang Allah pikirkan tentang orang sakit, kita pun juga hanya perlu melihat kepada Yesus. Sebagaimana Yesus Kristus selalu menjangkau orang yang berdosa dan menyembuhkan orang yang sakit, begitulah Allah kita. Di sesi ini kita akan terlebih dahulu meringkas kembali inti sari dari Kerajaan Allah, yaitu materi yang kita harus kuasai sebagai murid-murid dari Kristus.


1. Yesus Pencipta Segalanya

Kolose 1 : 16 “karena di dalam Dialah telah diciptakan segala sesuatu, yang ada di sorga dan yang ada di bumi, yang kelihatan dan yang tidak kelihatan, baik singgasana, maupun kerajaan, baik pemerintah, maupun penguasa; segala sesuatu diciptakan oleh Dia dan untuk Dia.”


1.A. Injil adalah kabar baik tentang Kerajaan Allah. Dalam bahasa Yunani, segala kabar yang baik itu disebut Injil. Misalnya kita mendapatkan kenaikan gaji atau mengalami suatu keberuntungan, maka ini adalah Injil. Tetapi bagi orang percaya, Injil itu memiliki nama yang lengkap, yaitu Injil Kerajaan Allah. Berarti bagi orang percaya kebenaran Injil mencakup suatu entitas yang jauh lebih luas melebihi segala yang terlihat atau yang dapat dirasakan.

1.B. Definisi Kerajaan Allah. Pada jaman dahulu konsep dari alam semesta itu sangat terbatas karena hanya dapat diamati secara kasat mata. Dahulu manusia berpikir alam semesta itu hanya terdiri dari bumi dan langit yang terlihat saja. Tapi di jaman modern dengan adanya teknologi, kita menyadari bahwa bumi ini hanyalah planet yang kecil yang mengelilingi matahari bersama planet-planet lainnya yang disebut sebagai sistem solar. Para astronomer mendapati bahwa untuk mengunjungi bintang terdekat selain dari matahari dengan menggunakan roket yang tercepat membutuhkan waktu 80.000 tahun perjalanan lamanya. Sekarang kita lebih kagum bahwa semua alam semesta yang begitu luas dan tidak terpikirkan oleh manusia dibuat oleh dan untuk Yesus. Yesus-lah juga yang menopang segala ciptaan ini. Berarti Yesus itu lebih dari sekedar Juruselamat pribadi kita. Dia adalah Raja dan Tuhan pemilik dari segala sesuatu, Tuan dari segala alam semesta ini.

1.C. Kerajaan Allah mencakup semua kekuatan-kekuatan yang tidak terlihat juga. Tuhan menciptakan bukan hal yang terlihat saja seperti bintang dan galaksi, tetapi Tuhan menciptakan segala yang tidak terlihat pula. Kolose 1 : 16 “karena di dalam Dialah telah diciptakan segala sesuatu, yang ada di sorga dan yang ada di bumi, yang kelihatan dan yang tidak kelihatan, baik singgasana, maupun kerajaan, baik pemerintah, maupun penguasa; segala sesuatu diciptakan oleh Dia dan untuk Dia.” Tuhan menciptakan malaikat-malaikat, penghulu malaikat, para kerub dan serafim, dan juga ada tahta kekuasaan, kerajaan dan otoritas. Jadi Tuhan menciptakan semua makhluk-makhluk rohani ini untuk membantu Dia memerintah dalam kerajaanNya yang besar.

1.C.1. Malaikat diberikan tugas untuk melayani anak-anak. Matius 18 : 10 “Ingatlah, jangan menganggap rendah seorang dari anak-anak kecil ini. Karena Aku berkata kepadamu: Ada malaikat mereka di sorga yang selalu memandang wajah Bapa-Ku yang di sorga.”

1.C.2. Malaikat juga melayani orang dewasa. Petrus dilepaskan dari penjara oleh malaikat Tuhan. Kisah Para Rasul 12 : 7 “Tiba-tiba berdirilah seorang malaikat Tuhan dekat Petrus dan cahaya bersinar dalam ruang itu. Malaikat itu menepuk Petrus untuk membangunkannya, katanya: "Bangunlah segera!" Maka gugurlah rantai itu dari tangan Petrus.”


2. Kerajaan Allah dan Pemberontakan Setan


2.A. Pemberontakan setan. Lucifer adalah salah satu dari malaikat Tuhan yang memiliki kesombongan, ia ingin menjadi seperti Tuhan juga seperti tertulis di Yesaya 14 : 13-14 “Engkau yang tadinya berkata dalam hatimu: Aku hendak naik ke langit, aku hendak mendirikan takhtaku mengatasi bintang-bintang Allah, dan aku hendak duduk di atas bukit pertemuan, jauh di sebelah utara. 14 Aku hendak naik mengatasi ketinggian awan-awan, hendak menyamai Yang Mahatinggi!” Atas pemberontakan setan ini maka ia dibuang ke bumi. Wahyu 12 : 9 “Dan naga besar itu, si ular tua, yang disebut Iblis atau Satan, yang menyesatkan seluruh dunia, dilemparkan ke bawah; ia dilemparkan ke bumi, bersama-sama dengan malaikat-malaikatnya.” Dengan demikianlah maka setan menjadi penguasa di bumi. Tetapi setan tidak sendirian, ia juga membawa serta sepertiga dari malaikat-malaikat Tuhan. Wahyu 12 : 4a “Dan ekornya menyeret sepertiga dari bintang-bintang di langit dan melemparkannya ke atas bumi.”


2.B. Setan memimpin kerajaan kegelapan. Bumi lalu menjadi bagian dari kerajaan kegelapan, karena setan itu adalah penguasanya. Ia membangun kerajaannya di bumi yang dikenal sebagai kerajaan kegelapan. Semua unsur bumi termasuk isi, langit, dan sekelilingnya ada dalam kuasa kerajaan kegelapan setan ini. Oleh sebab itulah Alkitab mengatakan kita berjuang melawan kekuatan-kekuatan jahat yang ada di dalam alam roh ini. Efesus 6 : 12 “karena perjuangan kita bukanlah melawan darah dan daging, tetapi melawan pemerintah-pemerintah, melawan penguasa-penguasa, melawan penghulu-penghulu dunia yang gelap ini, melawan roh-roh jahat di udara.”

2.C. Setan menyesatkan manusia. Setan terus bekerja untuk menentang Allah dan manusia ciptaanNya. Setan lalu menggoda Adam dan Hawa sehingga mereka turut menentang Allah dengan memakan buah terlarang di taman Firdaus.


2.D. Allah memiliki kehendak. Meskipun secara manusia kita bisa menganggap pemberontakan setan adalah sebuah masalah di Kerajaan Allah, tetapi Allah memiliki pandangan yang beda dan berdaulat, karena Allah memiliki tujuan khusus dalam mengijinkan hal-hal ini terjadi. Dari kesemuanya ini kehendak Allah adalah untuk menunjukkan pada waktu yang akan datang kekayaan dari kasih karuniaNya, kuasaNya, hikmatNya, dan juga kedaulatanNya di tengah alam semesta ini.



3. Yesus sebagai Juruselamat


3.A. Kejatuhan manusia. Akibat godaan setan, maka manusia jatuh dalam berbagai kesengsaraan dan menghadapi kebinasaan atas dosa-dosa mereka. Secara jasmani, mereka didera dengan sakit penyakit, kelaparan, dan berbagai bencana alam, sebab mereka hidup di tengah kerajaan kegelapan. Secara rohani manusia juga telah terperangkap oleh penyesatan setan sehingga mereka mengalami kebinasaan.

3.B. Tuhan berkehendak untuk mendatangkan pemulihan dengan rekonsiliasi dosa. Tuhan berkehendak untuk memulihkan umatNya, tetapi Ia tidak melakukannya dengan kekerasan. Tuhan memilih untuk mendatangkan pemulihan melalui rekonsiliasi yang menuntut pengorbanan Putra yang dikasihiNya, yaitu Yesus Kristus. Yesus pun turun ke bumi ini dan Ia mewartakan bahwa Kerajaan Allah sudah dekat. Ia lalu mati di kayu salib demi dosa-dosa umatNya. Pewartaan Yesus tentang Kerajaan Allah ini-lah yang disebut sebagai Injil atau kabar baik bagi seluruh umat manusia di dunia.

3.C. Kerajaan Allah sudah hadir. Karena Yesus telah mati dan bangkit dan telah menaklukkan kuasa kegelapan, maka Kerajaan Allah sudah datang bagi kita orang percaya. Tetapi untuk masuk ke dalamnya Yesus memberikan perintah agar manusia bertobat terlebih dahulu. Manusia harus bersedia meninggalkan kerajaan kegelapan dan cara hidup duniawi mereka, dan masuk ke dalam Kerajaan Allah di mana Yesus adalah Rajanya. Sekarang Kerajaan Allah itu sekarang sudah ada di antara orang percaya. Lukas 17 : 20-21 ““Atas pertanyaan orang-orang Farisi, apabila Kerajaan Allah akan datang, Yesus menjawab, kata-Nya: "Kerajaan Allah datang tanpa tanda-tanda lahiriah, 21 juga orang tidak dapat mengatakan: Lihat, ia ada di sini atau ia ada di sana! Sebab sesungguhnya Kerajaan Allah ada di antara kamu."“


Penutup

Kristus sang Raja ada dan berdiam di dalam hidup orang percaya. Tetapi di sekeliling kita masih diliputi oleh berbagai kegelapan yang mendatangkan kesakitan, kesengsaraaan, dan kebinasaan. Kita sekarang telah dipilih oleh Kristus untuk bekerja demi memperluas Kerajaan Allah. Kita adalah serdadu-serdadu dalam komando Yesus sang Raja dari Kerajaan Allah. Kita bekerja untuk memerangi setan dan segala tipu dayanya. Kita bertanggung jawab untuk mengeluarkan orang-orang dari kegelapan, dan membawa mereka kepada Kristus.


Bagian 3: Diskusi Kelompok

1. Jelaskan bagaimana setan telah mendatangkan berbagai kesengsaraan bagi manusia?


2. Menurut anda, layakkah jika orang yang sudah menikmati keselamatan mengabaikan saudara saudarinya yang masih menderita dalam kerajaan kegelapan? Jelaskan.